//
you're reading
Jendela Islam, Kisah, Opini

Akibat Tertib Mading

Pekan lalu saya dapat informasi, yang konteksnya berupa kritikan, dari salah seorang senior di lembaga yang saya geluti (baca : scrn fip unm).  Kata beliau saya dkiritik oleh beberapa teman-teman lembaga yang mempertanyakan salah satu program kerja bulanan departemen Infokom SCRN FIP UNM. program bulanan tersebut adalah penempelan pamflet mutiara hikmah Islam yang terbit pekan ke-2 dan ke-4 setiap bulannya.

Menurut beberapa teman lembaga, program ini tidak berjalan sesuai dengan rencana. Banyak pamflet yang mereka lihat tertempel di seantero Fakultas Ilmu Pendidikan UNM, namun jarang sekali mereka melihat pamflet Mutiara Hikmah dari SCRN FIP UNM.

Saya sebagai pengurus Departemen Infokom SCRN FIP UNM dengan besar hati menerima kritikan tersebut. Tapi tidak begitu saja akan menyalahkan diri sendiri (departemen infokom). Saya tentu akan mempergunakan asas praduga tak bersalah ketika rapat pleno kelak.

Setelah menerima informasi tersebut, saya kemudian berjalan-jalan di sekitar kampus FIP UNM untuk melihat-lihat beberapa pamflet yang tertempel di sana-sini. Banyak sekali memang, mulai dari pamflet seminar, pamflet LK Jurusan, pamlfet bisinis, hingga pamflet dakwah. Dari sekian banyak pamflet yangtertempel, saya akui bahwa pamflet dakwah kami memang tergolong minoritas.

Tapi setelah lama berkeliling-keliling saya akhirnya sadar mengapa pamflet kami terlihat sangat sedikit. Usut punya Usut kami, pengurus infokom scrn, hanya menempelkan pamflet di tempat-tempat yang telah disediakan. Tempat tersebut adalah papan-papan informasi yang disediakan dibeberapa tempat untuk digunakan sebagai media penempelan pamflet. kami tidak pernah menempelkan pamflet-pamflet mutiara hikmah scrn di tembok-tembok kampus, atau di kaca-kaca ruang perkuliahan. Sedangkan pamflet-pamflet yang lain tertempel dengan baik di kaca-kaca dan tembok-tembok gedung perkuliahan.

penyebab lain adalah adanya tangan-tangan jahil yang tidak suka dengan pamflet-pamflet mutiara hikmah, sehingga pamflet-pemflet yang bernuansa dakwah Islamiyah tidak dapat bertahan lama tertempel.

Saya pikir inilah konswekuensi dari ketertiban yang pengurus scrn lakukan. Haruskah juga kami mengotori dinding-dinding kampus dan kaca-kacanya??? ^o^

Advertisements

About Amirullah Dg Sibali

Tarbiyah is The Plus One

Discussion

4 thoughts on “Akibat Tertib Mading

  1. aktif di lingkungan civitas akademika yach…

    Posted by bensdoing | May 19, 2012, 4:48 pm
  2. tempellah pada tempatnya …

    Posted by dede | September 18, 2012, 10:05 pm

Mari Berikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: