//
you're reading
Bimbingan Konseling

Dimana dan Bagaimana kita akan Berpisah?

teman-teman kata setia furqan khalid, memasuki tahun ke-4 di Universitas itu adalah masa dimana hubungan sosial bagi mahasiswa merenggang. Semua fokus dengan masalahnya sendiri, sibuk cari judul, kerja proposal, ada yang sudah ancang-ancang penelitian,bahkan ada juga yang sudah kerja betulan

kadang, sya berfikir. kira-kira 2 tahun kedepan kita semua ada dimana ya?? ada yang punya jawaban?? apakah tetap di Makassar?, kampung masing-masing?, lanjut studi ke Jawa/sumatra? atau mungkin keluar negeri untuk lanjut studi?

itu baru 2 tahun yang akan datang, bagaimana dengan 10, 15, 20, atau 25 tahun yang akan datang??

Ah, tapi rasanya terlalu jauh saya berangan. Besok pun kehidupan ini masih belum jelas. apakah kita masih ada atau telah tiada.

kuliah, sarjana, meried (boleh di tukar, Meried dulu => sarjana), Kerja, Lanjut S2, Punya Anak, jadi kakek nenek, MENINGGAL.

ya.. inilah rangkaian dari kehidupan kita, dan apa yang kita lakukan di tahap keberadaan kita hari ini (baca: Kuliah) adalah agar tahap selanjutnya berjalan lebih baik..

namun, dari beberapa tahap diatas, hanya tahap yang telah lalu dan tahap meninggal-lah yang bisa kita pastikan kedatangannya. sedangkan yang lain masih menjadi misteri besar.

rangkaian ini tidak musti seperti itu, kadang2 beberapa orang dari kita mungkin akan langsung pada tahap akhir. saya mungkin ataupun anda, semua punya peluang yang sama.

setiap deru nafas dan langkah kaki kita sudah pasti akan membawa kita ke penghujung kehidupan kita dan didepan sana mungkin malaikat maut sudah menanti kita. dan hebatnya, kita sendiri yang akan melangkahkan kaki kita ketempat yang akan menjadi saksi perpisahan kita dengan dunia ini.

# status ini saya buat karena hanya ingin kembali belajar merangkai kata lewat jemari sambil mengingatkan diri saya tentang hakikat kehidupan yang begitu singkat ini. Tapi, Jujur sya agak khawatir jga ketika membacanya berulang-ulang. khawatir dengan tempat, dan keadaan bagaimana kira-kira saya mengakhiri kehidupan ini.

semoga bermanfaat teman-teman q. dan terima kasih untuk yang nasehatnya senantiasa meneduhkan bagi diriku..

Demi masa. Sungguh manusia berada dalam kerugian. kecuali orang-orang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk Kesabara (Al-‘Asr:1-3)

wallahu ‘alam

Advertisements

About Amirullah Dg Sibali

Tarbiyah is The Plus One

Discussion

No comments yet.

Mari Berikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: