//
you're reading
Bimbingan Konseling, Konseling, Pendidikan, psikologi Pendidikan, RPBK, Tips, Tugas Kuliah, Universitas Negeri Makassar

RPBK GAYA BELAJAR

A.    Pendahuluan

Salah satu kewajiban sebagai seorang siswa adalah belajar. Namun banyak diantara siswa yang tidak mampu belajar dengan baik karena tidak mengetahui bagaimana cara belajar yang baik. Sebelum membahas tentang bagaimana cara belajar yang baik, kita perlu mengetahui terlebih dahulu apa pengertian dari belajar. Berikut ini beberapa pendapat ahli mengenai pengertian belajar.

Menurut Winkel (belajarpsikologi.com), Belajar adalah semua aktivitas mental atau  psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dalam lingkungan, yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengelolaan pemahaman.

Menurut Ernest R. Hilgard (Sumardi Suryabrata dalam belajarpsikologi.com)  belajar  merupakan proses perbuatan yang dilakukan dengan sengaja, yang kemudian menimbulkan perubahan, yang keadaannya berbeda dari perubahan yang ditimbulkan oleh lainnya. Sifat perubahannya relatif permanen, tidak akan kembali kepada keadaan semula. Tidak bisa diterapkan pada perubahan akibat situasi sesaat, seperti perubahan akibat kelelahan, sakit, mabuk, dan sebagainya.

Pengertian Belajar menurut Gagne dalam bukunya The Conditions of Learning 1977, (belajarpsikologi.com) belajar merupakan sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku, yang keadaaannya berbeda dari sebelum individu berada dalam situasi belajar dan sesudah melakukan tindakan yang serupa itu. Perubahan terjadi akibat adanya suatu pengalaman atau latihan. Berbeda dengan perubahan serta-merta akibat refleks atau perilaku yang bersifat naluriah.

Moh. Surya (belajarpsikologi.com), definisi belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalaminteraksinya dengan lingkungan.

Berdasarkan pandangan beberapa ahli di atas kami dapat menyimpulkan bahwa belajar merupakan sebuah proses yang dilakukan secara sadar dan menghasilkan perubahan pada diri seseorang.

Namun terkadang proses belajar yang dilakukan oleh siswa tidak menunjukkan hasil yang maksimal. Seorang siswa yang telah susah payah menghafal dan memahami sebuah pelajaran tidak kunjung berhasil ia lakukan.

Hal ini bisa saja disebabkan karena ia belum mengetahui gaya belajar yang dimilikinya. Setiap inidividu antara yang satu dengan yang lainnya memiliki diversity dalam hal gaya belajar. Ada yang dominan mengandalkan pendengaran (audio), ada yang dominan menggunakan penghlihatan (Visual), ada pula yang lebih dominan menggunakan sentuhan atau praktek langsung (kinestetik) untuk lebih mudah mempelajari suatu hal.

Untuk lebih mengoptimalkan proses belajar maka kita perlu mengetahui termasuk ke dalam tipe manakah kita? Auditori, visual, atau kinestetik? Dengan mengetahu hal tersebut kita dapat menggunakan tehnik-tehnik tertentu untuk mengoptimalkan proses belajar yang kita lakukan dengan harapan hasilnya pun dapat maksimal.

  1. B.     Pelaksanaan

–          Kelas/ Semester          : X/ I

–          Alokasi waktu              : 1 x 45 menit

–          Topic Materi                 : Menemukan Gaya Belajar (terlampi)

–          Bidang Bimbingan    : Bimbingan Pribadi

–          Fungsi Layanan           : Fungsi Pemahaman

–          Jenis Layanan               : Layanan Informasi

–          Indikator                          :

Proses

  1. Memahami gaya belajar visual, auditori, dan kinsetetik
  2. Mengidentifikasi gaya belajar yang dimiliki

Hasil 

  1. Siswa dapat memahami tentang gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik
  2. Siswa dapat mengetahui gaya belajar yang dimiliki

–           Metode                      : Ceramah dan Tanya jawab

–          Alat dan Sumber       : Buku dan Internet

–          Penilaian                    : Perubahan jangka panjang

 

 

 

LAMPIRAN

–          Skenario

 Pendahuluan (10 menit)

  1. Berdo’a (agama)
  2. Absensi siswa
  3. Menanyakan keadaaan siswa dan memberikan motivasi kepada  siswa agar mengikuti proses bimbingan dengan baik dan tenang.
  4. Menyampaikan tujuan yang ingin dicapai dari proses bimbingan.

Inti (25 menit)

  1. Guru BK menanyakan kepada siswa apakah ada yang mengetahui tentang apa itu gaya belajar?
  2. Guru BK memberikan pemahaman melalaui ceramah kepada siswa tentang gaya belajar
  3. Guru BK membagikan angket yang berisi pertanyaan-pertanyaan untuk mengetahui gaya belajar dari masing-masing siswa.

Penutup (10 menit)

  1. Menutup proses bimbingan dengan memberikan arahan-arahan dan motivasi
  2. Berdo’a

MATERI 

Cara belajar seseorang adalah kombinasi dari bagaimana ia menyerap, mengatur dan mengolah informasi. Ada sebagian orang yang cenderung lebih mudah menyerap, mengatur dan mengolah informasi melalui indera penglihatan. Orang yang cenderung seperti ini memiliki tipe belajar visual. Ada sebagian orang yang cenderung lebih mudah menyerap, mengatur dan mengolah informasi melalui indera pendengaran (audio/suara). Orang yang cenderung seperti ini memiliki tipe belajar audiotory. Ada pula sebagaian orang yang cenderung lebih mudah menyerap, mengatur dan mengolah informasi melalui gerakan tubuh atau demonstrasi.Orang yang cenderung seperti ini memiliki tipe belajar kinestetik . Ada dua kenderungan lain yang mungkin hanya dimiliki sebagian kecil orang, yaitu: 1. tipe olfactory (melalui indera penciuman) dan 2. tipe gustatory (melalui indera perasa) Mengetahui karakteristik tipe belajar visual, auditori dan kinestetik akan membantu anda menemukan strategi atau cara terbaik Anda dalam belajar.

Tipe Belajar Visual
Apakah Anda suka mencorat-coret ketika berbicara ditelepon? Apakah Anda lebih suka melihat peta dari pada mendengar penjelasan tentang rute jalan? Jika Anda cenderung seperti ini, tipe belajar Anda adalah visual. Orang yang memiliki tipe belajar visual cenderung lebih mudah menyerap, mengatur dan mengolah suatu informasi melalui indera penglihatan (melihat).

Karakteristik Umum:
Lebih suka membaca daripada dibacakan;
Lebih suka melakukan demonstrasi dari pada harus berpidato;
Mengingat dari apa yang dilihat daripada dari yang didengar;
Sulit untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis;
Sering lupa menyampaikan pesan yang sifatnya verbal (ucapan) kepada orang lain, kecuali pesan tertulis;
Perencana dan pengatur jangka panjang yang baik;
Teliti terhadap detail;
Lebih suka seni lukisan atau patung dari pada nasyid;
Membutuhkan pandangan dan tujuan yang menyeluruh dan bersikap waspada sebelum yakin tentang suatu masalah atau proyek

Tips:
• Jangan ragu untuk selalu membawa buku catatan, catatlah segala bentuk informasi yang ingin diketahui;
• Kuasailah keterampilan teknik mencatat cepat dan efektif

Tipe Belajar Auditory
Orang yang memiliki tipe belajar auditori cenderung lebih mudah menyerap, mengatur dan mengolah suatu informasi melalui indera pendengaran (mendengar). Misalnya, ia lebih suka berbicara sendiri, mengikuti ceramah/seminar daripada membaca buku, atau lebih suka berbicara dari pada menulis.

Karakteristik Umum:
Mudah terganggu oleh keributan;
Senang membaca dengan keras dan mendengarkan;
Pembicara atau orator yang fasih;
Sulit untuk menulis, tapi hebat dalam bercerita;
Suka berdiskusi dan menjelaskan sesuatu dengan panjang lebar;
Lebih suka gurauan lisan dari pada membaca komik;
Lebih suka nasyid daripada lukisan, atau patung;
Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada yang dilihat.

Tips:
• Buatlah kelompok diskusi;
• Tidak usah ragu untuk selalu membawa tape-recorder. Putar ulang informasi/pelajaran yang telah Anda dapat;
• Jangan ragu untuk selalu bertanya atau meminta penjelasan verbal lebih jauh;
• Carilah suatu tempat belajar khusus yang bebas dari gangguan keributan

Tipe Belajar Kinestetik
Orang yang memiliki tipe belajar kinestetik cenderung lebih mudah menyerap, mengatur dan mengolah suatu informasi melalui sentuhan dan gerakan tubuh. Misalnya, ia lebih suka berpikir tentang sesuatu sambil berjalan (mondar-mandir), menggerak-gerakan anggota tubuh sambul berbicara/menjelaskan, atau ia paling tidak suka berlama-lama duduk dan diam.

Karakteristik Umum:
• Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian;
• Belajar melalui simulasi dan praktek;
• Menghafal dengan cara berjalan-jalan
• Berdiri dekat ketika berbicara dengan orang;
• Menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca;
• Banyak menggunakan isyarat tubuh ketika bicara atau menjelaskan sesuatu;
• Sulit mengingat tempat kecuali jika pernah ke tempat tersebut;
• Menyukai permainan yang menyibukan

Tips:
• Siapkan makanan kecil ketika belajar atau mengerjakan PR;
• Upayakan untuk mensimulasikan kembali segala sesuatu yang ingin dipelakari/kuasai;
• Jangan ragu untuk selalu meminta guru/Anda sendiri untuk mensimulasikan atau mempraktekkan apa yang sedang dipelajari;
• Carilah suatu tempat belajar khusus yang luas sehingga Anda dapat bebas bergerak

 Source materi : http://www.klinikhipnotis.com

 

 

ANGKET  GAYA BELAJAR

Apa gaya belajarmu?

Petunjuk : tandai  √ pada kotak yang sesuai untuk setiap pertanyaan. Jumlahkan nilai anda untuk setiap bagian.

Visual

Sering

Kadang-kadang

Jarang

1 Saya termaksud orang yang rapi dan teratur
2 Saya berbicara dengan cepat
3 Saya adalah perencana dan pengatur jangka panjang
4 Saya lebih ingat apa yang dilihat dari pada apa yang di dengar
5 Saya lebih suka membaca dari pada dibacakan
6 Saya suka mencoret-mencoret selama menelpon/mendengarkan ceramah
7 Saya lebih suka seni rupa dari pada seni music
8 Saya suka mencatat perintah atau instruksi yang disampaikan kepada saya
9 Saya tahu apa yang harus dikatakan tetapi tidak terpikirkan kata yang tepat
10 Saya suka mengeja dan saya pikir saya pintar mengeja kata-kata
11 Saya dapat dengan cepat melakukan penjumlahan dan perkalian dalam pikiran saya
12 Saya lebih suka membacakan dari pada mendengarkan cerita
13 Saya sering mencoret-coret kertas saat berbicara di telpon atau dalam suatu pertemuan
14 Saat mengingat suatu pengalaman, saya sering kali mendengar suara dan berbicara pada diri saya mengenai pengalaman
15 Saat melihat objek dalam bentuk gambar, saya dapat dengan mudah mengenali objek yang sama walaupun posisi objek itu diputar atau diubah
16 Ketika mendengar orang lain berbicara, saya biasanya membuat gambar dari apa yang mereka katakana dalam pikiran
17 Saya suka menulis surat atau jurnal
18 Saya selalu dapat menunjukkan arah utara atau selatan dimana pun saya berada.
19 Jika saya mengerjakan sesuatu, saya selalu membaca instruksinya terlebih dahulu
20 Saya lebih suka membaca dari pada mendengarkan kuliah

Subtotal

Subtotal setelah dikali

x2

x1

x0

+

+

TOTAL

Audiotorial

Sering

Kadang-kadang

Jarang

1 Saya berbicara pada diri sendiri saat beraktivitas
2 Saya mudah terganggu oleh keributan
3 Saya menggerakkan bibir/ menglafalkan kata saat membaca
4 Saya suka membaca keras-keras dan mendengarkan
5 Saya merasa menulis itu sulit tetapi saya pandai bercerita
6 Saya lebih suka nasyid dari pada seni rupa
7 Saya belajar melalui mendengar dan mengingat apa yang didiskusikan daripada yang dilihat
8 Saya banyak bicara, berdiskusi, dan menjelaskan panjang lebar
9 Saya dapat mengingat dengan mudah apa yang dikatakan orang
10 Saya akan sangat terganggu apabila ada orang yang berbicara pada saya saat saya sedang menonton televise
11 Saya lebih suka berbicara daripada menulis
12 Saya lebih suka seni nasyid dari pada seni lukis
13 Saya mengingat suatu pengalaman, saya sering kali mendengar suara dan berbicara pada diri saya mengenai pengalaman itu
14 Mudah sekali bagi saya untuk mengontrol dalam kawan saya saat berbicara ditelpon
15 Tanpa music hidup itu membosankan
16 Saya sangat senang berkumpul dan biasanya dapat dengan mudah berbicara dengan siapa saja
17 Saya tahu hampir semua kata-kata dari lagu yang saya dengar
18 Saat saya berbicara, saya suka mengatakan “saya mendengar anda, itu terdengar bagus, itu bunyinya bagus”.
19 Saat saya seorang diri, saya biasanya memainkan music atau lagu atau bernyanyi

Subtotal

Subtotal setelah dikali

x2

x1

x0

+

+

TOTAL

Kinestetik

Sering

Kadang-kadang

Jarang

1 Saya berbicara dengan lambat
2 Saya berdiri dekat-dekat saat berbicara dengan seseorang
3 Saya menghafal dengan cara berjalan dan melihat
4 Saya banyak menggunakan isyarat tubuh
5 Saya tidak bias duduk tenang dalam waktu lama
6 Saya mengetuk-ngetuk pulpen, jari,atau kaki saat mendengarkan
7 Saya membuat keputusan berdasarkan perasaan
8 Saya meluangkan waktu untuk berolaraga dan berkegiatan fisik lainnya
9 Saya paling mudah belajar sambil mempraktekkan/melakukan
10 Sangat sulit bagi saya untuk duduk diam dalam waktu yang lama
11 Tulisan tangan saya biasanya tidak rapi
12 Saya biasanya menggunakan jari saya untuk menunjuk kalimat yang saya baca
13 Saya biasanya berbicara dengan perlahan
14 Saya lebih suka melakukan contoh peragaan dari pada membuat laporan tertulis atas suatu kejadian
15 Saat mengingat suatu pengalaman, saya sering kali ingat bagaimana perasaaan saya terhadap pengalaman itu
16 Saya biasanya mengatakan, “saya rasa, saya perlu menemukan pijakan atas hal ini, atau “saya ingin menangani hal ini”
17 Saya suka olaraga dan saya rasa saya adalah olaragawan yang baik
18 Saya suka merancang, mengerjakan, dan membuat sesuatu dengan kedua tangan saya
19 Ruangan, meja, mobil, atau rumah saya biasanya berantakan / tidak teratur.
20 Saya lebih suka berolaraga dari pada membaca buku

Subtotal

Subtotal setelah dikali

x2

x1

x0

+

+

TOTAL

Sumber angket : Setia Furqan Khalid.2011. Jangan Belajar Kalau gak Tau Caranya. Rumah Karya. Sumedang


Advertisements

About Amirullah Dg Sibali

Tarbiyah is The Plus One

Discussion

3 thoughts on “RPBK GAYA BELAJAR

  1. Benar-benar seorang educator

    Posted by jarimanisindonesia | September 29, 2012, 6:39 am

Mari Berikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: