//
you're reading
Hanya Opini, Jendela Islam, Kisah, Pendidikan

Jadikanlah Kehidupan Di Kampus Lebih Bermakna

Itulah petikan hikmah yang aku dapat setelah beberapa waktu yang lalu membaca buku Setia Furqan Khalid dengan judul jangan kuliah kalau gak sukses. Buku ini sebenarnya buku lama yang saya baru baca karena kebetulan ada teman yang memilikinya. Dan saya pikir ini adalah salah satu manfaat besar berteman dengan orang-orang yang dekat dengan buku karena cepat atau lambat kalian akan terimitasi dengan mereka. Akan tetapi tidak mengapa karena imitasi inilah yang memang sangat diharapkan sehingga kita juga bisa rajin membaca buku. Namun dikesempatan ini saya tidak akan terfokus membahas tentang hal tersebut

Kembali kepada judul yang akan kita uraikan!

Jangan Mau Jadi Mahasiswa Biasa. Ya, setelah menjalani tahun-tahun menjadi mahasiswa banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan bersama orang-orang dengan berbagai macam tipe kepribadian yang berbeda-beda, termasuk tipe sebagai mahasiswa.

Dalam lingkungan universitas ada beberapa tipe, secara garis besar, menyangkut mahasiswa yaitu :

  1. Tipe akademik,
  2. Tipe hedonis,
  3. Tipe organisatoris, dan
  4. Tipe aktivis

Keempat tipe di atas saya dapatkan dari salah seorang dosen saya.

Tipe akademik adalah mereka yang ke kampus dengan satu tujuan yaitu belajar. Mereka tidak mau peduli dengan kegiatan-kegiatan ekstra yang dapat merusak konsentrasi belajar mereka.

Tipe hedonis adalah mereka yang ke kampus sebenarnya ingin belajar, akan tetapi mereka lebih focus kepada penampilan mereka saat ke kampus dari pada mata kuliah yang akan di hadapi di ruang kuliah. Bagi mereka datang ke kampus hanya untuk menyetor muka kepada dosen yang bersangkutan sehingga tidak ada permasalahan yang akan menimpa ketika akan Final di akhir perkuliahan

Tipe organisatoris adalah mereka yang terlibat aktif dalam sebuah kelembagaan organisasi baik bersifat internal kampus maupun eksternal kampus. Namun sayang sekali kegiatan organisasi membuat mereka terkadang lalai dalam menjalankan aktivitas perkuliahan yang merupakan amanah dari orang tua.

Tipe aktivis adalah mereka yang tidak pernah melakukan dikotomi antara perkuliahan dan organisasi. Mereka adalah orang-orang yang terlibat aktif dalam pembelajaran di ruang kuliah namun tidak ketinggalan dalam urusan organisasi. Hasilnya pun dibuktikan dengan nilai yang memuaskan di Mata kuliah yang mereka ambil

Berdasarkan uraian di atas tentu kita dapat menilai bahwa tipe aktivislah yang paling ideal bagi seorang mahasiswa, karena mereka mampu mengatur waktu dengan baik sehingga dapat terlibat aktif dalam perkuliahan maupun dalam organisasi mereka.

Tentu hal itu jauh bahkan sangat jauh lebih baik dari pada mereka yang hari-harinya di dunia kampus hanya berfokus pada mata kuliah saja. Padahal sepanjang pengetahuan dan pengalaman penulis, sebagai mahasiswa, mereka yang terlibat dalam organisasi lebih baik nilai akademiknya dibandingkan yang tidak terlibat aktif dalam organisasi.

Saya sendiri merasa perlu ikut dalam sebuah organisasi karena bagiku pribadi semua ini, pengalaman dan pelajaran, akan sangat sulit diperoleh ketika kelak telah meninggalkan hingar bingar dunia kampus.

ORGANISASI YANG PALING TEPAT

Tapi tidak bisa dipungkiri beberapa organisasi yang kita ikuti terkadang mau tidak mau mengakibatkan kita terpaksa meninggalkan aktivitas perkuliahan yang menjadi kewajiban utama kita. Olehnya itu kita sebagai insan akademis harus selektif dan mampu memilih organisasi yang tepat sehingga keinginan untuk sukses di Akademik dan Organisasi dapat tercapai.

Organisasi tersebut adalah organisasi Dakwah Kampus, baik tingkat Fakultas ataupun Universitas yang berdasarkan pada Al-Quran dan As-Sunnah berdsarkan pemahaman para sahabat Rasulullah. Lembaga Dakwah ini adalah orang-orang yang siap berjuang untuk Agama Allah SWT. Tapi perjuangan mereka tidak begitu saja akan mengorbankan perkuliahan yang menjadi amanah dari orang tua karena RIDHO ALLAH TERGANTUNG RIDHO ORANG TUA. Ya… kita harus mampu meyakinkan kepada kedua orang tua bahwa kita mampu mendapatkan nilai terbaik di kampus dan mampu menjadi bagian dalam sebuah kegiatan organisasi. Sehingga hidup kita di kampus tidak kosong dan tidak bermakna apa-apa. Dan Yang terpenting tidak ada dikotomi antara organisasi dan perkuliahan

Kita juga harus mengingat firman Allah dalam Q.S Muhammad ayat 7 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”

Kalau kita menolong agama Allah dengan masuk pada Lembaga Dakwah Kampus, Niscaya Allah akan menolong kita dalam urusan akademik di kampus. Bukankah Allah Berkuasa menciptakan langit dan bumi beserta segala isinya??? Apa lagi kalau hanya sebatas memberikan nilai yang baik kepada kita.

sumber gambar http://blogs.capita-libraries.co.uk/

Advertisements

About Amirullah Dg Sibali

Tarbiyah is The Plus One

Discussion

No comments yet.

Mari Berikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: