//
you're reading
Jendela Islam, Kesehatan, Konseling, Pendidikan, psikologi Pendidikan, Universitas Negeri Makassar

BAHAYA Rok(OK)!!!

Rokok merupakan benda berbentuk silinder yang terbuat dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya (wikipedia). Rokok bukanlah benda asing dikalangan masyarakat Indonesia baik tua maupun muda karena hampir di setiap warung kita dapat dengan mudah mendapatkannya. Saat ini rokok seperti sebuah kebutuhan pokok bagi sebagian masyarakat Indonesia, sehari tanpa rokok rasanya hampa berlalu.
Saat ini pengguna rokok yang begitu banyak telah membuat prihatin para ahli dibidang kesehatan, bagaimana tidak zat-zat yang ada dalam rokok sungguh sangat berbahaya bagi kesehatan. Jangankan ahli kesehatan, produsen rokok sendiri pun telah mengingatkan akan bahaya rokok dan di tulis di bagian pembungkusnya “merokok dapat mengakibatkan serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan, dst”. Namun demikian konsumen rokok seolah tidak menghiraukan peringatan itu. Malahan sebagian dari mereka berasumsi bahwa tanpa merokok mereka tidak akan bisa berpikir dengan baik. Orang merokok pun dianggap sebagai orang yang keren. Ataupun dalih mereka yang mengatakan akan banyak pengangguran akibat pabrik rokok yang ditutup jika saya berhenti merokok. Atau perkataan teman saya yang berujar bahwa dia sebenarnya benci dengan rokok untuk itu dia membakar setiap rokok yag diberikan kepadanya. Entah dari mana mereka mendapatkan pikiran-pikiran yang menyesatkan itu.
Upaya-upaya untuk bisa menghilangkan kebiasaan merokok atau paling tidak menguranginya terus diupayakan oleh pemerintah, salah satunya dengan menindak tegas para perokok di tempat-tempat yang telah dilarang (namun larangan ini belakangan sudah meredup), ataupun fatwa haram yang dikeluarkan oleh MUI. Khusus fatwa haram ini, bukannya didukung tapi malah dicerca oleh sebagian dari konsumen rokok. Padahal hal ini dilakukan untuk kebaikan mereka sendiri kan?
Mungkin mereka dibutakan oleh hawa nafsu mereka sehingga mereka mengkonsumsi rokok. Padahal belum ada satupun penelitian yang mengungkapkan bahwa rokok memberikan dampak positif bagi kesehatan. Malahan rokok hanya akan memberi dampak buruk bagi tubuh dan keuangan para perokok.
Bahaya rokok tidak hanya mengenai perokok saja, tapi juga orang-orang yang ada disekitar para perokok atau yang kita kenal dengan sebutan perokok pasif. Bahkan konon perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif. Hal ini diungkapkan dari sebuah hasil penelitian terhadap 4.000 anak berumur 0-5 tahun menunjukkan bahwa anak-anak yang orang tuanya mengisap rokok 10 batang sehari, menyebabkan peningkatan jumlah kasus asma serta mempercepat munculnya gejala asma pada anak-anaknya.()
Berikut ini beberapa bahaya yang dapat dialami oleh perokok pasif diantaranya:
1. Alergi
Asap rokok bisa menjadi factor pemicu terjadinya alergi sehingga kamu akan mengalami batuk-batuk, pusirtg, iritasi mata, sampai sesak napas.
2. Angina
Nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah pada jantung.
3. Asma
Mengalami kesulitan bernapas. Di samping itu, merokok juga berpotensi menyebabkan kanker paru-paru dan dalam waktu lama menyebabkan gangguan organ lainnya.
Nah, apa sajakah bahan-bahan yang terdapat dalam rokok? Berikut ini adalah bahan-bahan yang ada dalam rokok yang saya peroleh dari :
1. Amonia
Amonia biasanya digunakan untuk membersihkan jendela dan toilet. Dengan menambahkan amonia ke dalam rokok, maka nikotin dalam bentuk uap akan diserap melalui paru-paru lebih cepat. Ini pada akhirnya membuat otak mendapatkan dosis nikotin lebih tinggi.
2. Kadmium
Dalam industri, kadmium digunakan untuk baterai, lapisan logan dan plastik. Kadmium dapat membahayakan paru-paru, menyebabkan penyakit ginjal dan mengiritasi pencernaan.
3. Benzena
Benzena secara alami diproduksi oleh gunung api. Tapi benzena juga merupakan bahan kimia industri besar yang terbuat dari batubara dan minyak. Benzena digunakan untuk membuat bahan kimia lainnya, serta beberapa jenis plastik, deterjen dan pestisida. Ini juga merupakan komponen bensin dan berhubungan dengan leukemia. Bila dicampurkan dengan rokok, sudah dapat dibayangkan dampak yang bisa terjadi pada penghisapnya.
4. Formaldehida
Digunakan sebagai perekat dalam produk kayu dan sebagai pengawet dalam beberapa cat. Bahan kimia ini dapat menyebabkan mata berair, reaksi rasa panas di mata, hidung dan tenggorokan, mual, batuk, sesak dada, sesak napas, ruam kulit dan alergi.
5. Nikel
Nama lain nikel adalah perak atau logam putih keras. Bahan kimia ini dapat menyebabkan peningkatan kerentanan terhadap infeksi paru-paru, bronkitis kronis dan berkurangnya fungsi paru-paru.
6. Lead atau timbal
Digunakan dalam amunisi, atap, bensin, cat dan produk keramik. Timbal dapat mempengaruhi hampir setiap organ dan sistem dalam tubuh. Yang paling sensitif adalah sistem saraf pusat, terutama pada anak-anak. Timbal juga merusak ginjal dan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, paparan asap rokok yang dicampur timbal dapat menyebabkan kelahiran prematur, bayi kecil, penurunan kemampuan mental pada bayi, kesulitan belajar, dan mengurangi pertumbuhan pada anak-anak.
7. Aseton
Aseton merupakan produk buangan dari asap kendaraan, asap rokok dan zat yang banyak dihasilkan di lokasi pembuangan sampah. Orang yang bernapas di lingkungan yang tingga kandungan aseton, dalam jangka waktu singkat dapat menyebabkan iritasi hidung, tenggorokan, paru-paru, mata, sakit kepala, kebingungan, denyut nadi meningkat, mual, muntah, pingsan dan mungkin koma. Ini juga menyebabkan pemendekan pada siklus menstruasi wanita.
8. Piridin
Terbuat dari tar batubara mentah atau dari bahan kimia lainnya dan digunakan untuk melarutkan zat-zat. Campuran piridin dalam rokok dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, mempercepat denyut nadi dan napas cepat dan tersengal-sengal.
9. karbon monoksida
Menggantikan oksigen dalam kulit Anda. Sedangkan nikotin mengurangi aliran darah, membuat kulit kering dan berubah warna. Merokok juga banyak menguras nutrisi, termasuk vitamin C. Padahal nutrisi dan vitamin C membantu melindungi dan memperbaiki kerusakan kulit.
10. Nikotin
juga menyebabkan vasokonstriksi, yakni penyempitan pembuluh darah yang dapat membatasi aliran darah yang kaya oksigen ke pembuluh darah tipis di wajah atau bagian lain dari tubuh

Rokok telah membuat orang-orang yang mengkonsumsinya merasa ingin dan ingin lagi untuk terus melakukannyaMalahan rokok adalah Di dalam sebatang rokok memang terdapat banyak sekali bahan-bahan berbahaya yang dapat merusak kesehatan tubuh. Pemerintah juga sudah memperingatkan “Merokok dapat Menyebabkan serangan jantung, dst”. Tetapi tetap saja para smokers (perokok) bandel nggak mau berhenti konsumsi tuh barang berbagaya. Apa saja bahan-bahan berbahaya yang ada pada rokok..?? Ini dia :
1. Amonia
Amonia biasanya digunakan untuk membersihkan jendela dan toilet. Dengan menambahkan amonia ke dalam rokok, maka nikotin dalam bentuk uap akan diserap melalui paru-paru lebih cepat. Ini pada akhirnya membuat otak mendapatkan dosis nikotin lebih tinggi.
2. Kadmium
Dalam industri, kadmium digunakan untuk baterai, lapisan logan dan plastik. Kadmium dapat membahayakan paru-paru, menyebabkan penyakit ginjal dan mengiritasi pencernaan.
3. Benzena
Benzena secara alami diproduksi oleh gunung api. Tapi benzena juga merupakan bahan kimia industri besar yang terbuat dari batubara dan minyak. Benzena digunakan untuk membuat bahan kimia lainnya, serta beberapa jenis plastik, deterjen dan pestisida. Ini juga merupakan komponen bensin dan berhubungan dengan leukemia. Bila dicampurkan dengan rokok, sudah dapat dibayangkan dampak yang bisa terjadi pada penghisapnya.
4. Formaldehida
Digunakan sebagai perekat dalam produk kayu dan sebagai pengawet dalam beberapa cat. Bahan kimia ini dapat menyebabkan mata berair, reaksi rasa panas di mata, hidung dan tenggorokan, mual, batuk, sesak dada, sesak napas, ruam kulit dan alergi.
5. Nikel
Nama lain nikel adalah perak atau logam putih keras. Bahan kimia ini dapat menyebabkan peningkatan kerentanan terhadap infeksi paru-paru, bronkitis kronis dan berkurangnya fungsi paru-paru.
6. Lead atau timbal
Digunakan dalam amunisi, atap, bensin, cat dan produk keramik. Timbal dapat mempengaruhi hampir setiap organ dan sistem dalam tubuh. Yang paling sensitif adalah sistem saraf pusat, terutama pada anak-anak. Timbal juga merusak ginjal dan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, paparan asap rokok yang dicampur timbal dapat menyebabkan kelahiran prematur, bayi kecil, penurunan kemampuan mental pada bayi, kesulitan belajar, dan mengurangi pertumbuhan pada anak-anak.
7. Aseton
Aseton merupakan produk buangan dari asap kendaraan, asap rokok dan zat yang banyak dihasilkan di lokasi pembuangan sampah. Orang yang bernapas di lingkungan yang tingga kandungan aseton, dalam jangka waktu singkat dapat menyebabkan iritasi hidung, tenggorokan, paru-paru, mata, sakit kepala, kebingungan, denyut nadi meningkat, mual, muntah, pingsan dan mungkin koma. Ini juga menyebabkan pemendekan pada siklus menstruasi wanita.
8. Piridin
Terbuat dari tar batubara mentah atau dari bahan kimia lainnya dan digunakan untuk melarutkan zat-zat. Campuran piridin dalam rokok dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, mempercepat denyut nadi dan napas cepat dan tersengal-sengal.
9. karbon monoksida
Menggantikan oksigen dalam kulit Anda. Sedangkan nikotin mengurangi aliran darah, membuat kulit kering dan berubah warna. Merokok juga banyak menguras nutrisi, termasuk vitamin C. Padahal nutrisi dan vitamin C membantu melindungi dan memperbaiki kerusakan kulit.
10. Nikotin
juga menyebabkan vasokonstriksi, yakni penyempitan pembuluh darah yang dapat membatasi aliran darah yang kaya oksigen ke pembuluh darah tipis di wajah atau bagian lain dari tubuh.
Ada pertanyaan, bagaimana dengan rokok elektrik? Apakah berbahaya? sampai saat ini belum ada data penelitian yang bisa dijadikan sumber kebenaran. Kalau sudah ada, nanti akan di publish juga di blog ini. Semoga bisa membantu menyadarkan para perokok.
Bagaimana cara menghentikan kebiasaan merokok?
Merokok merupakan suatu kebiasaan (habituation) dan bukan satu ketergantungan (addiction). Ada perbedaan yang sangat mendasar antara kebiasaan (habituation) dan ketergantungan (addiction).
Kebiasaan adalah membiasakan diri melakukan sesuatu karena ada bahan, bila ia menghentikan kebiasaannya, maka akan muncul gejala-gejala psikis dari dalam dirinya. Sedangkan ketergantungan sebagaimana ketergantungan heroin ataupun kokain adalah ketergantungan fisik dan psikis, yakni fisik pun menjadi terbiasa untuk mengkonsumsi suatu bahan yang ada.
Dengan demikian, dengan ketiadaan bahan tersebut, selain menimbulkan gejala-gejala psikis, juga membuat fisiknya menjadi lemah untuk melaksanakan kegiatan dan aktivitas rutin. Kesimpulan yang bisa ditarik dari paparan di atas, adalah bahwa melepaskan diri dari merokok bukanlah hal yang sangat sulit sebagaimana dipersepsikan oleh banyak perokok.
Ketiadaan rokok hanya akan menimbulkan gejala psikis yang bersifat sementara. Hal ini tentunya berbeda dengan melepaskan diri dari suatu ketergantungan. Dibutuhkan terapi khusus dalam waktu yang cukup lama, karena gejala yang ditimbulkannya mencakup gejala fisik dan psikis sekaligus. Bahkan terkadang suatu terapi pun belum tentu mampu melepaskan seseorang dari suatu ketergantungan.
Saya memiliki beberapa tips untuk menghentikan kebiasaan merokok yang saya peroleh dari beberapa orang yang saya kenal
1. teman saya berkata kepada saya bahwa ketika masih aktif sebagai perokok maka ia harus menghisap rokok minimal sebatang setelah selesai makan, karena dia tidak akan bisa bersendawa ketika belum menghisap rokok. Akhirnya dia mencoba untuk mengganti isapan rokok itu dengan menghisap sesuatu yang lain yaitu Gula Merah, dan akhirnya setelah rutin dan keinginan keras untuk berhenti akhirnya kebiasaan merokoknya dapat dia hentikan
2. kakek saya beda lagi, dia menghentikan kebiasaan merokoknya dengan mengkonsumsi perment mint ketika hasratnya untuk merokok timbul. Dan Alhamdulillah kebiasaan merokok itu hilang hingga saat ini.
3. Beda lagi dengan sepupu saya yang berhenti merokok karena merasa banyak kerugian secara materi yang ditimbulkan akibat merokok, yang paling terasa ketika uang jajan untuk keperluan makan pun harus tergantikan oleh rokok
4. Yang terakhir ini bukanlah tips tapi peringatan, saya ingin tekankan bahwa berhentilah merokok sebelum anda dihentikan oleh rokok. Karena banyak perokok yang berhenti merokok ketika raga dan jiwanya sudah lemah dan tak mampu berbuat apa-apa.

SEMOGA BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA, TERKHUSUS KEPADA DIRI SAYA PRIBADI

referensi
http://mazarie.web.id/
http://rachmadrevanz.com/
http://wikipedia.com/
sumber gambar: http://blogs.unpad.ac.id/diniclaudiashella/category/uncategorized/

Advertisements

About Amirullah Dg Sibali

Tarbiyah is The Plus One

Discussion

No comments yet.

Mari Berikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: